Jumat, 16 Juni 2017

Karakteristik Kewirausahaan

Perilaku dan Sikap Wirausaha
Perilaku dan sikap sangat dipengaruhi oleh sifat dan watak yang dimiliki oleh seseorang. Sifat dan watak yang baik, berorientasi pada kemajuan dan positif merupakan sifat dan watak yang dibutuhkan oleh seorang wirausahawan agar wirausahawan tersebut dapat maju/sukses.
Menurut Hendro (2011), perilaku dapat diartikan sebagai langkah dan tindakan seseorang yang dilakukan untuk menghadapi dan menyiasati pekerjaan sehari-hari. Energik dan penuh semangat dalam bekerja dan mengerjakan tugas. Perilaku wirausaha dalam setiap tindakannya untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan dapat dibedakan menjadi lima, yaitu:
 1. Perilaku wirausaha secara individu, meliputi:
a. Teguh pendiriannya
b. Selalu yakin dengan apa yang dikerjakan, sehingga cenderung keras kepala. Namun, sebenarnya memiliki konsep dan alasan yang kuat dalam melakukan sesuatu
c. Berpikir positif dalam mendengar serta menanggapi suatu kritik dan saran
d. Tidak gegabah dan penuh dengan rencana dalam setiap tindakan (visioner)
e. Berperilaku professional dalam arti memiliki tanggung jawab, komitmen tinggi, disiplin, berusaha tetap konsisten pada pendiriannya, serta jujur dan terbuka
f. Optimis akan segala perilaku yang dilakukan
g. Selalu berorientasi “pasti ada jalan keluar” sehingga selalu berpikir kreatif dan inovatif untuk menemukan solusi
2. Perilaku wirausaha secara sosial dan lingkungan, meliputi:
a. Berperilaku baik
b. Pandai bergaul dan cakap dalam berkomunikasi
c. Berpenampilan rapi dan ingin disukai oleh setiap orang
                d. Senang memotivasi orang lain untuk tujuan yang baik
3. Perilaku wirausaha dalam pekerjaaan, meliputi:
a. Berorientasi pada tujuan dan tetap berkeinginan kuat pada hasil yang sempurna.
b. Tidak suka menunda pekerjaan dan selalu berkeinginan untuk cepat menyelesaikan pekerjaan
c. Gila bekerja (workaholic) dan bekerja dengan baik sehingga tidak menyukai kelemahan.
d. Haus akan prestasi sempurna
e. Paling menyukai pekerjaan baru dan menantang
f. Kreatif dan inovatif, sehingga selalu mempunyai ide-ide yang cemerlang dan bisa keluar ari tekanan
4. Perilaku wirausaha dalam menghadapi risiko, meliputi:
a. Mengevaluasi risiko dan dampaknya terlebih dahulu
b. Tidak takut terhadap risiko, karena kuat dalam intuisi
c. Waspada dan antisipatif, sehingga selalu berperilaku proaktif
d. Mencari keputusan yang tepat dan optimal
5. Perilaku wirausaha dalam kepemimpinan, meliputi:
a. Seorang pemimpin yang berani dalam mengambil keputusan
b. Berperilaku dengan penuh kehati-hatian, karena menjadi contoh bagi yang lain
c. Membuat karyawan tenang dalam mengerjakan tugas dan pekerjaan.
d. Mempunyai karisma dan berjiwa besar

Karakteristik Wirausaha
Karakteristik adalah sifat atau tingkah laku dari seseorang. Sehingga dapat diartikan bahwa karakteristik wirausaha adalah sifat atau tingkah laku yang khas dari wirausahawan yang membedakannya dengan orang lain.
Wiryasaputra (2004) menyatakan bahwa ada sepuluh sikap dasar karakter wirausaha yaitu:
  1. Visionary (visioner) yaitu mampu melihat jauh ke depan, selalu melakukan yang terbaik pada masa kini, sambil membayangkan masa depan yang lebih baik. Seorang wirausaha cenderung kreatif dan inovatif.
  2. Positive (bersikap positif), yaitu membantu seorang wirausaha selalu berpikir yang baik, tidak tergoda untuk memikirkan hal-hal yang bersifat negatif, sehingga dia mampu mengubah tantangan menjadi peluang dan selalu berpikir akan sesuatu yang lebih besar.
  3. ConfIdent (percaya diri), sikap ini akan memandu seseorang dalam setiap mengambil keputusan dan langkahnya. Sikap percaya dan tidak selalu mengatakan “Ya” tetapi juga berani mengatakan “Tidak” jika memang diperlukan.
  4. Genuine (asli), seorang wirausaha harus mempunyai ide, pendapat dan mungkin model sendiri. Bukan berarti harus menciptakan sesuatu yang betul-betul baru, dapat saja dia menjual sebuah produk yang sama dengan yang lain, namun dia harus memberi nilai tambah atau baru.
  5. Goal Oriented (berpusat pada tujuan), selalu berorientasi pada tugas dan hasil. Seorang wirausaha ingin selalu berprestasi, berorientasi pada laba, tekun, tabah, bekerja keras, dan disiplin untuk mencapai sesuatu yang telah ditetapkan.
  6. Persistent (tahan uji), harus maju terus, mempunyai tenaga, dan semangat yang tinggi, pantang menyerah, tidak mudah putus asa, dan kalau jatuh segera bangun kembali.
  7. Ready to face a risk (siap menghadapi risiko), risiko yang paling berat adalah bisnis gagal dan uang habis. Siap sedia untuk menghadapi risiko, persaingan, harga turun-naik, kadang untung atau rugi, barang tidak laku atau tak ada order. Harus dihadapi dengan penuh keyakinan. Dia membuat perkiraan dan perencanaan yang matang, sehingga tantangan dan risiko dapat diminimalisasi.
  8. Creative (kreatif menangkap peluang), peluang selalu ada dan lewat di depan kita. Sikap yang tajam tidak hanya mampu melihat peluang, tetapi juga mampu menciptakan peluang.
  9. Healthy Competitor (menjadi pesaing yang baik). Kalau berani memasuki dunia usaha, harus berani memasuki dunia persaingan.Persaingan jangan membuat stres, tetapi harus dipandang untuk membuat kita lebih maju dan berpikir secara lebih baik. Sikap positif membantu untuk bertahan dan unggul dalam persaingan.
  10. Democratic leader (pemimpin yang demokratis), memiliki kepemimpinan yang demokrastis, mampu menjadi teladan dan inspirator bagi yang lain. Mampu membuat orang lain bahagia, tanpa kehilangan arah, dan tujuan, dan mampu bersama orang lain tanpa kehilangan identitas dirinya sendiri.

Success Story
Kisah sukses seorang pengusaha yang bernama Chairul Tanjung ini patut menjadi referensi bagi kita semua. Liku-liku perjuangan dalam mendirikan kerajaan bisnisnya yang sangat menginspirasi para pengusaha lainnya di Indonesia.
Selain itu baru-baru ini CT sebutan akrabnya Chairul Tanjung ini menerbitkan buku yang berisi perjalanan hidupnya, karenanya  buku tersebut menjadi buku best saller yang disukai semua kalangan tua dan muda. Judul buku "Chairul Tanjung Si Anak Singkong" menjadikan kepopuleran CT semakin dikenal di seluruh pelosok Indonesia dari Sabang sampai Merauke.  Tidak panjang lebar lagi mari kita ikuti perjalanan singkat kisah sukses seorang pengusaha berikut ini.   

            
Chairul Tanjung (lahir di Jakarta, 16 Juni 1962; umur 50 tahun) adalah pengusaha asal Indonesia. Namanya dikenal luas sebagai usahawan sukses bersama perusahaan yang dipimpinnya, Para Group.
Chairul telah memulai berbisnis ketika ia kuliah dari Jurusan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Sempat jatuh bangun, akhirnya ia sukses membangun bisnisnya. Perusahaan konglomerasi miliknya, Para Group menjadi sebuah perusahaan bisnis membawahi beberapa perusahaan lain seperti Trans TV dan Bank Mega.

Karir dan kehidupan
Chairul dilahirkan di Jakarta dalam keluarga yang cukup berada. Ayahnya A.G. Tanjung adalah wartawan zaman orde lama yang menerbitkan surat kabar beroplah kecil. Chairul berada dalam keluarga bersama enam saudara lainya. Ketika Tiba di zaman Orde Baru, usaha ayahnya dipaksa tutup karena berseberangan secara politik dengan penguasa saat itu. Keadaan tersebut memaksa orangtuanya menjual rumah dan berpindah tinggal di kamar losmen yang sempit.
Selepas menyelesaikan sekolahnya di SMA Boedi Oetomo pada 1981, Chairul masuk Jurusan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (lulus 1987). Ketika kuliah inilah ia mulai masuk dunia bisnis. Dan ketika kuliah juga, ia mendapat penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional 1984-1985.
Demi memenuhi kebutuhan kuliah, Ia mulai berbisnis dari awal yakni berjualan buku kuliah stensilan, kaos, dan lainnya di kampusnya. Ia juga membuka usaha foto kopi di kampusnya. Chairul juga pernah mendirikan sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di bilangan Senen Raya, Jakarta Pusat, tetapi bangkrut.
Selepas kuliah, Chairul pernah mendirikan PT Pariarti Shindutama bersama tiga rekannya pada 1987. Bermodal awal Rp 150 juta dari Bank Exim, mereka memproduksi sepatu anak-anak untuk ekspor. Keberuntungan berpihak padanya, karena perusahaan tersebut langsung mendapat pesanan 160 ribu pasang sepatu dari Italia. Akan tetapi, karena perbedaan visi tentang ekspansi usaha, Chairul memilih pisah dan mendirikan usaha sendiri.
Kepiawaiannya membangun jaringan dan sebagai pengusaha membuat bisnisnya semakin berkembang. Mengarahkan usahanya ke konglomerasi, Chairul mereposisikan dirinya ke tiga bisnis inti: keuangan, properti, dan multimedia. Di bidang keuangan, ia mengambil alih Bank Karman yang kini bernama Bank Mega. Ia menamakan perusahaan tersebut dengan Para Group. Perusahaan Konglomerasi ini mempunyai Para Inti Holdindo sebagai father holding company, yang membawahkan beberapa sub-holding, yakni Para Global Investindo (bisnis keuangan), Para Inti Investindo (media dan investasi) dan Para Inti Propertindo (properti).
Di bawah grup Para, Chairul Tanjung memiliki sejumlah perusahaan di bidang finansial antara lain Asuransi Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Para Multi Finance, Bank Mega Tbk, Mega Capital Indonesia, Bank Mega Syariah dan Mega Finance. Sementara di bidang properti dan investasi, perusahaan tersebut membawahi Para Bandung propertindo, Para Bali Propertindo, Batam Indah Investindo, Mega Indah Propertindo. Dan di bidang penyiaran dan multimedia, Para Group memiliki Trans TV, Trans7, Mahagagaya Perdana, Trans Fashion, Trans Lifestyle, dan Trans Studio.
Khusus di bisnis properti, Para Group memiliki Bandung Supermall. Mal seluas 3 hektar ini menghabiskan dana 99 miliar rupiah. Para Group meluncurkan Bandung Supermall sebagai Central Business District pada 1999. Sementara di bidang investasi, Pada awal 2010, Para Group melalui anak perusahaannya, Trans Corp., membeli sebagian besar saham Carefour, yakni sejumlah 40 persen. Mengenai proses pembelian Carrefour, MoU (memorandum of understanding) pembelian saham Carrefour ditandatangani pada tanggal 12 Maret 2010 di Perancis.
Majalah ternama Forbes merilis daftar orang terkaya dunia 2010. Sebagai sebuah pencapaian, menurut majalah tersebut, Chairul Tanjung termasuk salah satu orang terkaya dunia asal Indonesia. Forbes menyatakan bahwa Chairul Tanjung berada di urutan ke 937 dunia dengan total kekayaan US$ 1 miliar. Tahun 2011, menurut Forbes Chairul Tanjung menduduki peringkat 11 orang terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan US$ 2,1 miliar.
Pada tanggal 1 Desember 2011, Chairul Tanjung meresmikan perubahan Para Grup menjadi CT Corp. CT Corp terdiri dari tiga perusahaan sub holding: Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources yang meliputi layanan finansial, media, ritel, gaya hidup, hiburan, dan sumber daya alam.

Pemikiran
Chairul menyatakan bahwa dalam membangun bisnis, mengembangkan jaringan (network) adalah penting. Memiliki rekanan (partner) dengan baik diperlukan. Membangun relasi pun bukan hanya kepada perusahaan yang sudah ternama, tetapi juga pada yang belum terkenal sekalipun. Bagi Chairul, pertemanan yang baik akan membantu proses berkembang bisnis yang dikerjakan. Ketika bisnis pada kondisi tidak bagus (baca: sepi pelanggan) maka jejaring bisa diandalkan. Bagi Chairul, bahkan berteman dengan petugas pengantar surat pun adalah penting.
Dalam hal investasi, Chairul memiliki idealisme bahwa perusahaan lokal pun bisa menjadi perusahaan yang bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multinasional. Ia tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan perusahaan multinasional dari luar negeri. Baginya, ini bukan upaya menjual negara. Akan tetapi, ini merupakan upaya perusahaan nasional Indonesia bisa berdiri sendiri, dan jadi tuan rumah di negeri sendiri.
Menurut Chairul, modal memang penting dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Baginya, kemauan dan kerja keras harus dimiliki seseorang yang ingin sukses berbisnis. Namun mendapatkan mitra kerja yang handal adalah segalanya. Baginya, membangun kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas. Di sinilah pentingnya berjejaring (networking) dalam menjalankan bisnis.
Dalam bisnis, Chairul menyatakan bahwa generasi muda bisnis sudah seharusnya sabar, dan mau menapaki tangga usaha satu persatu. Menurutnya, membangun sebuah bisnis tidak seperti membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan sebuah kesabaran, dan tak pernah menyerah. Jangan sampai banyak yang mengambil jalan seketika (instant), karena dalam dunia usaha kesabaran adalah salah satu kunci utama dalam mencuri hati pasar. Membangun integritas adalah penting bagi Chairul. Adalah manusiawi ketika berusaha,seseorang ingin segera mendapatkan hasilnya. Tidak semua hasil bisa diterima secara langsung.

Sumber:

Hendro. 2011. Dasar – dasar kewirausahaan: Panduan bagi mahasiswa untuk mengenal, memahami, dan memasuki dunia bisnis. Jakarta (ID): Erlangga.

Wiryasaputra, Totok S. 2004. Born free to be boss (lahir bebas menjadi bos). Yogyakarta: Global Education Partnership [G.E.P.] Divisi Indon.

Diredja, Tjahja Gunawan. 2012. Chairul Tanjung Si Anak Singkong. Jakarta: Kompas



Minggu, 23 April 2017

Kepemimpinan Dalam Perusahaan


Related image
Definisi Kepemimpinan
  1. Pengertian kepemimpinan oleh William G. Scott (1973) dalam buku “Leadership Failures, the Distrusting Public, and Prospects of the Administrative State” bahwa kepemimpinan adalah proses memengaruhi aktivitas yang diorganisir dalam suatu kelompok dalam usahanya untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkannya.
  2. Pengertian Kepempinan oleh Felix. A. Nigro (1965) dalam bukunya “Modern public administration” bahwa ini dari kepemimpinan adalah memengaruhi aktivitas orang lain.
  3. Pengertian kepemimpinan oleh Edward Lyman Munson, seorang brigadir Jenderal, dalam bukunya “The Management of Man  A Handbook On The Systematic Development Of Morale And The Control Of Human Behavior. 1905” bahwa kepemimpinan adalah suatu kesanggupan ataupun kemampuan untuk mengatas orang orang yang sedemikian rupa agar mencapai hasil yang sebesar besarnya dengan kemungkinan konflik yang sekecil kecilnya dan sebesar mungkin terjalinnya kerja sama.
  4. Kemudian oleh Ordway Tead (1931) dalam bukunya “The art of leadership” bahwa pengertian kepemimpinan adalah penggabungan perangai yang membuat seseorang mungkin dapat mendorong beberapa pihak lain untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
  5. Ralph M. Stogdill memberikan pengertian kepemimpinan dalam wilayah manajerial dikarenakan banyaknya perbedaan mengenai pengertian kepemimpinan. Menurutnya, kepemimpinan adalah proses mengarahkan dan mempengaruhi aktivitas yang berhubungan dengan tugas dari para anggota kelompok.


Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepemimpnan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.

Pentingnya Kepemimpinan Dalam Perusahaan
Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain atau sekelompok orang ke arah tercapainya suatu tujuan organisasi yang telah disepakati bersama sebelumnya.
Kepemimpinan penting sekali bagi pengelolaan usaha karena kepemimpinan adalah modal yang sama pentingnya dengan kepercayaan dan kreativitas, kepemimpinan menggabungkan kreativitas dan kepercayaan menjadi sebuah usaha yan efektif dan berpengaruh luas dan hidup, usaha yang dibangun tanpa kepemimpinan, hanya akan menjadi usaha yang tidak berkembang (Stagnan).
Dengan adanya kepemimpinan yang bagus niscaya akan membentuk usaha anda makin berkembang danmenjadi besar serta banyak orang mau bekerja untuk anda, kepemimpinan dibentuk secara bertahap, sejalan dengan tumbuhnya usaha (kombinasi dari pengetahuan, pengalaman, ketrampilan, cara mengarahkan dan penerimaan), kepemimpinan sangat penting dalam krisis untuk membuat setiap pegawai dan semua orang yang terlibat dalam usaha anda percaya bahwasanya anda tidak panik, menjadi tempat last resort solusi atas semua permasalahan dan menjadi panutan.
                Keberhasilan atau efektifitas kepemimpinan tidak sajalah diukur bagaimana memberdayakan bawahannya tapi uga kemampuannya menjalankan atau melaksanakan kebijakan perusahaan melalui cara atau gaya kepemimpinannya. Pola atau gaya kepemimpinan sangat tergantung pada karakteristik individu pemimpin menghadapi bawahan berdasarkan fungsinya sebagai atasan.
                Tidak ada gaya kepemimpinan yang paling baik, karena gaya kepemimpinan haruslah fleksibel dan harus disesuaikan dengan perilaku, sistem nilai yang dianut bawahan, situasi lingkungan, kematangan dan situasi bawahan. Seorang pemimpin yang berhasil dan efektif bila dapat melakukan gaya kepemimpinan yang tepat pada situasi yang tepat.

Fungsi Kepemimpinan Dalam Perusahaan
Fungsi kepemimpinan berhubungan dengan situasi sosial dalam kehidupan kelompok/ organisasi dimana fungsi kepemimpinan harus diwujudkan dalam interaksi antar individu. Menurut Rivai (2005:53) secara operasional fungsi pokok kepemimpinan dapat dibedakan sebagai berikut :

Ø  Fungsi Instruktif
Fungsi ini bersifat komunikasi satu arah. Pemimpin sebagai komunikator merupakan pihak yang menentukan apa, bagaimana, bilamana, dan dimana perintah itu dikerjakan agar keputusan dapat dilaksanakan secara efektif. Kepemimpinan yang efektif memerlukan kemampuan untuk menggerakkan dan memotivasi orang lain agar mau melaksanakan perintah.

Ø  Fungsi Konsultatif
Fungsi ini bersifat komunikasi dua arah. Pada tahap pertama dalam usaha menetapkan keputusan, pemimpin kerapkali memerlukan bahan pertimbangan yang mengharuskannya berkonsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya yang dinilai mempunyai berbagai bahan informasi yang diperlukan dalam menetapkan keputusan. Tahap berikutnya konsultasi dari pimpinan pada orang-orang yang dipimpin dapat dilakukan setelah keputusan ditetapkan dan sedang dalam pelaksanaan.
Konsultasi itu dimaksudkan untuk memperoleh masukan berupa umpan balik (feedback) untuk memperbaiki dan menyempurnakan keputusan-keputusan yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Dengan menjalankan fungsi konsultatif dapat diharapkan keputusan-keputusan pimpinan, akan mendapat dukungan dan lebih mudah menginstruksikannya sehingga kepemimpinan berlangsung efektif.

Ø  Fungsi Partisipasi
Dalam menjalankan fungsi ini pemimpin berusaha mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam keikutsertaan mengambil keputusan maupun dalam melaksanakannya. Partisipasi tidak berarti bebas berbuat semaunya, tetapi dilakukan secara terkendali dan terarah berupa kerjasama dengan tidak mencampuri atau mengambil tugas pokok orang lain. Keikutsertaan pemimpin harus tetap dalam fungsi sebagai pemimpin dan bukan pelaksana.

Ø  Fungsi Delegasi
Fungsi ini dilaksanakan dengan memberikan pelimpahan wewenang membuat atau menetapkan keputusan, baik melalui persetujuan maupun tanpa persetujuan dari pimpinan. Fungsi delegasi pada dasarnya berarti kepercayaan. Orang-orang penerima delegasi itu harus diyakini merupakan pembantu pemimpin yang memiliki kesamaan prinsip, persepsi dan aspirasi.

Ø  Fungsi Pengendalian
Fungsi pengendalian bermaksud bahwa kepemimpinan yang sukses/ efektif mampu mengatur aktivitas anggotanya secara terarah dan dalam koordinasi yang efektif, sehingga memungkinkan tercapainya tujuan bersama secara maksimal. Fungsi pengendalian ini dapat diwujudkan melalui kegiatan bimbingan, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan.

Gaya Kepemimpinan dan Implikasinya pada Perusahaan
Ø  Gaya Kepemimpinan Diktator
Pada kepemimpinan diktator atau otokratis, pemimpin membuat keputusan sendiri karena kekuasaan terpusatkan dalam diri satu orang. Pemimpin tersebut memikul tanggung jawab dan wewenang penuh. Pengawasan bersifat ketat, langsung dan tepat. Keputusan dipaksakan dengan menggunakan imbalan dan kekhawatiran akan dihukum. Jika ada, maka komunikasi bersifat turun kebawah. Bila wewenang dari pemimpin diktator bisa menjadi otokrat kebapak-bapakan.

Ø  Gaya Kepemimpinan Partisipasi
Pola kepemimpinan partisipasi adalah pola kepemimpinan dimana atasan memotivasi bawahan untuk berperan serta dalam organisasi terutama dalam pengambilan keputusan sehingga akan mendatangkan gairah bagi para bawahan. Pada kepemimpinan ini pendelegasian wewenang sangat diutamakan, sedangkan komunikiasi berjalan baik untuk mencari solusi dalam setiap permaslahan yang ada. Pada kepemimpinan partisipasi, pemimpin cenderung memberikan perhatian kepada bawahan dan pekerjaan sehingga komunikasi berjalan berbagai arah (situasional dan diagonal). Kepemimpinan partisipasi ini tidak efektif bila bawahan tidak menunjang keberhasilan perusahaan karena bawahan tidak matang. Davis (1997) dalam Dalimunthe (2002: 80) menyatakan partisipasi adalah keterlibatan dan emosional dari orang-orang dalam situasi kelompok yang mendorong mereka untuk memberikan sumbangan pada tujuan kelompok dan ikut serta bertanggungjawab.

Ø  Gaya Kepemimpinan Delegasi
Mendelegsaikan adalah memberi tanggung jawab sepenuhnya kepada bawahan untuk mengerjakan suatu pekerjaan dan meminta pertanggungan jawab dari pelaksanaan pekerjaan. Seorang pemimpin berhak mendelegasikan wewenang kepada bawahannya untuk mengambil keputusan, pemimpin menyerahkan tanggung jawab atas pelaksanaan tugas dan penyelesaian pekerjaan. Pimpinan tidak akan membuat peraturan-peraturan tentang pelaksanaan pekerjaan tersebut, dan hanya melakukan sedikit kontak dengan bawahan.

Ø  Gaya Kepemimpinan Konsiderasi
Konsiderasi yang diberikan oleh pimpinan merupakan faktor yang penting dalam mencapai tujuan organisasi. Sangat penting dimiliki oleh seorang pemimpin adalah kemampuan memberikan perhatian pada bawahan, agar menghasilkan kerja yang optimal. Konsiderasi yang diberikan merupakan motivasi kepada para bawahan untuk lebih giat bekerja sehingga prestasi kerjanya akan lebih baik. Para bawahan yang satu dengan yang lainnya memiliki perbedaan, perbedaan ini seringkali didasarkan oleh tujuan dan kebutuhan masing-masing yang berbeda dari bawahan.


Sumber:

Rabu, 05 April 2017

Kewirausahaan

FRANCHISING
a) Definisi Franchising
Franchise adalah suatu system distribusi dimana pemlik bisnis yang semi mandiri (terwaralaba) membayar iuran dan royalty kepada induk perusahaan pewaralaba untuk mendapatkan hak menggunakan merek dagang, menjual barang atau jasanya, dan sering kali menggunakan format dan system bisnisnya.
Menurut David J.Kaufmann definisi franchising sebagai sebuah sistem  pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil(franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan dibawah  asistensi franchisor
Menurut Reitzel, Lyden, Roberts & Severance, franchise definisikan sebagai sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor) seperti merek yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Menurut dictionary of business terms:
1. Suatu izin yang diberikan oleh sebuah prusahaan (franshisor) kepada seorang atau kepada suatu perusahaan (franchisee) untuk mengoperasikan suatu retail, makanan atau supermarket dimana pihak franchisee setuju untuk menggunakan milik franchisor berupa nama, produk, servis, promosi, penjualan, distribusi, metode untuk display dll company support.
2.  Hak untuk memasarkan barang-barang atau jasa perusahaan (co’s goods and services) dalam suatu wilayah tertentu, hak tersebut telah diberikan oleh perusahaan kepada seorang individu, kelompok individu, kelompok marketing, pengecer atau grosir.
3. Franchise adalah hubungan kemitraan antara usahawan yang usahanya kuat dan sukses dengan usahawan yang relative baru atau lemah dalam usaha tersebut dengan tujuan saling menguntungkan, khususnya dalam bidang usaha penyediaan produk dan jasa langsung kepada konsumen.

b) Bentuk-bentuk Kepemilikan Franchising
Menurut Mohammad Su’ud ( 1994:4445) bahwa dalam praktek franchise terdiri dari empat bentuk:
1.    Product Franchise
Suatu bentuk franchise dimana penerima franchise hanya bertindak mendistribusikan produk dari petnernya dengan pembatasan areal.
2. Processing or Manufacturing Frinchise
Jenis franchise ini memberikan hak pada suatu badan usaha untuk membuat suatu produk dan menjualnya pada masyarakat, dengan menggunakan merek dagang dan merek franchisor. Jenis franchise ini seringkali ditemukan dalam industri makanan dan minuman.
Suatu bentuk franchise dimana PT Ramako Gerbangmas membeli dari master franchise yang mengeloia Mc Donald‘s di Indonesia yang hanya memberi know how pada PT Ramako Gerbangmas tersebut untuk menjalankan waralaba Mc Donald’s.
3. Bussiness Format atau System Franchise
Franchisor memiliki cara yang unik dalam menyajikan produk dalam satu paket, seperti yang dilakukan oleh Mc Donald’s dengan membuat variasi produknya dalam bentuk paket.
4. Group Trading Franchise
Bentuk franchise yang menunjuk pada pemberian hak mengelola toko-toko grosir maupun pengecer yang dilakukan toko serba ada.

Menurut International Franchise Association (IFA) berkedudukan di Washington DC, merupakan organisasi Franchise International yang beranggotakan negara-negara di dunia, ada empat jenis franchise yang mendasar yang biasa digunakan di Amerika Serikat, yaitu:
1. Product Franchise
Produsen menggunakan produk franchise untuk mengatur bagaimana cara pedagang eceran menjual produk yang dihasilkan oleh produsen. Produsen memberikan hak kepada pemilik toko untuk mendistribusikan barang-barang milik pabrik dan mengijinkan pemilik toko untuk menggunakan nama dan merek dagang pabrik. Pemilik toko harus membayar biaya atau membeli persediaan minimum sebagai timbal balik dari hak-hak ini. Contohnya, toko ban yang menjual produk dari franchisor, menggunakan nama dagang, serta metode pemasaran yang ditetapkan oleh franchisor.
2. Manufacturing Franchises
Jenis franchise ini memberikan hak pada suatu badan usaha untuk membuat 
suatu produk dan menjualnya pada masyarakat, dengan menggunakan merek dagang dan merek franchisor. Jenis franchise ini seringkali ditemukan dalam industri makanan dan minuman.
3. Business Oportunity Ventures
Bentuk ini secara khusus mengharuskan pemilik bisnis untuk membeli dan mendistribusikan produk-produk dari suatu perusahaan tertentu. Perusahaan harus menyediakan pelanggan atau rekening bagi pemilik bisnis, dan sebagai timbal baliknya pemilik bisnis harus membayarkan suatu biaya atau prestasi sebagai kompensasinya. Contohnya, pengusahaan mesin-mesin penjualan otomatis atau distributorship.
4. Business Format Franchising
Ini merupakan bentuk franchising yang paling populer di dalam praktek. Melalui pendekatan ini, perusahaan menyediakan suatu metode yang telah terbukti untuk mengoperasikan bisnis bagi pemilik bisnis dengan menggunakan nama dan merek dagang dari perusahaan. Umumnya perusahaan menyediakan sejumlah bantuan tertentu bagi pemilik bisnis membayar sejumlah biaya atau royalti. Kadang-kadang, perusahaan juga mengaharuskan pemilik bisnis untuk membeli persediaan dari perusahaan.

c) Resiko Investasi Dalam Usaha Franchising
1. Sistem franchise tidak memberikan kebebasan penuh kepada franchisee karena franchisee terikat perjanjian dan harus mengikuti sistem dan metode yang telah dibuat oleh franchisor.
2. Sistem franchise bukan jaminan akan keberhasilan, menggunakan merek terkenal belum tentu akan sukses bila tidak diimbangi dengan kecermatan dan kehati-hatian franchisee dalam memilih usaha dan mempunyai komitmen dan harus bekerja keras serta tekun.
3. Franchisee harus bisa bekerja sama dan berkomunikasi dengan baik dalam hubungannya dengan franchisor. (Sukandar, 2004, p. 67)
4. Tidak semua janji franchisor diterima oleh franchisee.
5. Masih adanya ketidakamanan dalam suatu franchise, karena franchisor dapat memutuskan atau tidak memperbaharui perjanjian. (Rachmadi, 2007,p. 9)

Menjalankan bisnis franchise memang sangat menggiurkan. Selain keuntungan yang dijanjikan cukup besar, peluang bisnis franchise masih terbuka lebar dikembangkan dengan manajemen yang benar-benar matang. Sehingga sebagai peluang bisnis, franchise memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan bisnis non kemitraan. Beberapa keunggulan pola kemitraan diantaranya masalah permodalan yang cukup jelas, dukungan sistem dan manajemen yang sudah mantap, serta dukungan media pemasaran yang juga tak kalah menarik. Tidaklah heran bila saat ini banyak calon investor yang tertarik menjalankan bisnis franchise, karena pada dasarnya franchise menjadi salah satu alternatif bagi para pemula untuk memulai bisnis dengan mudah.



Daftar Pustaka:
Rachmadi, Bambang.N, Dr. 2007. Franchising. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ekotama, Soryono. 2012. Sepuluh Rahasia Bisnis Franchise. Jakarta: Gramedia Pestaka Utama.

https://elqorni.wordpress.com/2014/01/20/4355/

Sabtu, 11 Maret 2017

Tugas Softskill Kewirausahaan

Pengertian kewirausahaan
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti : pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Ini baru dari segi etimologi (asal usul kata). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.

Berikut adalah beberapa pengertian kewirausahaan menurut para ahli:
  • Pengertian kewirausahaan menurut Ahmad Sanusi (1994) kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.
  •  Pengertian kewirausahaan menurut bapak Soeharto Prawiro (1997) adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai usaha dan mengembangkan usaha.
  • Pengertian kewirausahaan menurut Drucker (1959) bahwa kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
  • Pengertian kewirausahaan menurut Zimmerer (1996) adalah suatu proses penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha.
  • Pengertian kewirausahaan menurut Siswanto Sudomo (1989) Kewirausahaan atau entrepreneurship adalah segala sesuatu yang penting mengenai seorang wirausaha, yakni orang yang memiliki sifat bekerja keras dan berkorban, memusatkan segala daya dan berani mengambil risiko untuk mewujudkan gagasannya



Rencana Berwirausaha

Membuka usaha memang menjadi impian banyak orang, sebab banyak sekali keuntungan yang bisa kita dapatkan dari situ. Selain bisa menjadi bos dari diri sendiri, jam kerja dapat diatur dengan fleksibel dan juga potensi penghasilan yang bisa lebih besar dibandingkan bekerja sebagai karyawan. Selain itu dengan membuka usaha sendiri kita tidak hanya membantu diri kita tetapi juga membantu orang lain dengan memberi kesempatan kepada mereka untuk bekerja di usaha kita. Dalam berwirausaha sangatlah banyak pilihan jenisnya, tetapi keinginan untuk membangun sebuah usaha kecil kadang kala terkendala. Hal ini diakibatkan sulitnya menentukan contoh usaha kecil yang menguntungkan. Memulai usaha atau bisnis merupakan pilihan yang terbaik saat ini. Bisnis dengan dasar hobby akan terasa ringan dan mudah karena pelakunya akan selalu senang dalam kondisi apapun.
Jika saya berkesempatan untuk menyalurkan hobi saya kedalam bentuk usaha, saya akan membuka usaha “salon kecantikan”. Saya memilih “salon kecantikan” karena saya menyukai makeup dan berbagai macam perawatan wanita. Jenis usaha yang akan didirikan adalah menyediakan pelayanan salon kecantikan, mulai dari perawatan rambut, wajah dan anggota tubuh lainnya, selain itu juga menerima periasan atau make up pada pelanggan untuk acara tertentu. Alasan saya ingin membuka usaha “salon kecantikan” karena menurut saya banyak wanita dan gadis remaja yang ingin merawat dan mempercantik diri merekan dan kebutuhan akan jasa kecantikan ini tidak pernah habis. Terutama wanita yang sedari dulu sudah sangat sadar akan perlunya merawat kecantikan dari ujung kaki sampai ujung kepala. Pada dasarnya wanita senang dimanjakan, sehingga walaupun bisa mencuci rambut sendiri, luluran, creambath, facial atau gunting kuku mereka tetap saja ingin orang lain yang mengerjakannya. Wanita juga berharap penampilan menjadi lebih cantik dengan rambut yang tertata, baik di-blow biasa, blow variasi, pengeritingan, rebonding, smoothing, disanggul, perapihan alis, atau memperindah kuku tangan dan kaki dengan perawatan menicure pedicure, semua hal tersebut membutuhkan jasa salon sebab sulit untuk dilakukan sendiri. Datang ke salon juga menjadi lebih menyenangkan karena jasa perawatan kecantikannya semakin variatif dengan adanya perawatan pelangsingan, pemutihan kulit, facial, bahkan perawatan kesehatan seperti refleksi kaki dan back therapy juga ditawarkan. Jasa salon sudah menjadi bagian hidup wanita, ibaratnya tidak mungkin wanita tidak pergi ke salon. Bukan hanya wanita, namun salon untuk pria pun juga tersedia. Jadi membuka usaha salon kecantikan sangatlah penting dan menguntungkan bagi peminat yang ingin merawat dan mempercantik diri mereka.




Amelia Dyah Ayu Gayatri
10615622 - 2SA01




Minggu, 06 November 2016

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar (Cerita Pendek)

Menjaga Kebersihan Lingkungan

Ahmad, Lula dan Sinta merupakan kakak beradik. Mereka tinggal di kampung dekat pantai. Jarak antara rumahnya dengan laut hanya sekitar satu kilometer. Dari arah dapur, Ahmad menghampiri Lula yang tengah asyik menonton berita, Ia membawa kue dan jus jeruk dan meletakkannya di atas meja.
“Kasihan, masyarakat disana terpaksa mengungsi karena banjir”. Kata Lula sambil mencicipi kue yang terletak di atas meja.
“Daerah itu rawan banjir, selain banjir karena hujan kampung itu juga sering dilanda banjir karena air laut pasang”. Sinta menjelaskan seakan ia paham, berita tersebut.
Ahmad yang baru masuk dalam pembicaraan Lula dan Sinta, langsung ingat peristiwa saat pulang sekolah tadi. Ia ingat saat masyarakat membuang sampah di tepi pantai hingga sampah itu bertumpuk dan menggangggu keindahan panorama pantai. Dan akhir-akhir ini ia perhatikan baik turis lokal maupun turis mancanegara makin berkurang, mungkin karena daerah ini tidak ada daya pikatnya lagi dan kotor. Lama-lama kampung ini bisa banjir dan tidak dikunjungi oleh wisatawan.
Di tengah-tengah pikirannya yang sedang melayang, tiba-tiba ibunya mengetuk pintu. Lula langsung berdiri dari tikar dan membukakan pintu. Ibu tampak membawa sayur mayur
“Kalian tadi dipanggil ayah untuk pergi memancing” tutur ibu
“ya, bu” jawab mereka tiga serempak.
Mereka pun berdiri, dan berpamitan pada ibu mereka. ketika mereka berjalan menuju perahu, Ahmad mengutarakan niat baiknya kepada Lula dan Sinta, ia menunjukkan tumpukan sampah di tepi pantai, dan memberi tahu bahwa tumpukan itu merusak lingkungan.
Ahmad mengusulkan kepada adiknya untuk memungut sampah dan membuangnya ke tempat sampah. Namun pendapat Ahmad, dipatahkan oleh adiknya.
“Aku tidak ingin memungut sampah, nanti dikirain pemulung” kata Lula
“Bagaimana denganmu Sinta, pasti sependapat dengan kakak?”
“Tidak, aku lebih sependapat dengan kakak Lula”.
Obrolan mereka terhenti, saat menemui ayahnya di atas perahu. mereka menaiki perahu dan menangkap ikan. Sorenya mereka pulang dengan membawa ikan banyak, ikan itu langsung dimasak. Ibunya menyuguhkan nasi panas, ikan goreng dan sayur mayur.
Keesokan harinya, Ahmad membawa keranjang sampah ke tepi pantai, ia memungut sampah satu per satu. Banyak masyarakat memperhatikan tingkah lakunya yang aneh. Bahkan ada masyarakat yang menganggapnya sebagai pemulung. Namun, hal itu tidak mengurangi niat Ahmad untuk membersikan pantai.
Ahmad membersihkan pantai tiap hari dan menjadi rutinitas, tapi tiap hari sampah dibersihkan pasti besok sampah ada lagi. Hal itu membuat Ahmad jera ditambah lagi ocehan dari temannya yang mematahkan semangatnya
“Percuma saja kamu membersihkan sampah, masyarakat disini akan terus membuat sampah”.
“Biar saja.. kapan lagi kita mau berbuat daripada membiarkannya”
“Kamu peduli lingkungan karena ingin mendapatkan pujian dari banyak orang kan?”
“Tidak, aku hanya ingin agar kampung kita bersih dan asri. Dan atas kesadaran sendiri”.
Ketika Ahmad dan temannya selesai bercakap, tak sengaja temannya mendengar pembicaraan antar sesama turis lokal
“Pantai ini lebih bersih, daripada sebelumnya”
“Mungkin masyarakatnya telah peduli dengan lingkungan”
Karena mendengar pembicaraan para turis. Temannya langsung berbelok arah menuju Ahmad dan meliriknya, dia sadar apa yang dilakukan Ahmad itu benar. Dia meminta maaf kepada Ahmad karena telah mematahkan semangat dan menuduh Ahmad yang tidak-tidak.
Temannya, sadar akan pentingnya mencintai lingkungan. Sekarang ia bersama Ahmad tiap sore membersihkan sampah, Ahmad bahagia karena kebaikannya bisa diterima baik dan memberi manfaat bagi orang banyak.
Lama-kelamaan pantai menjadi bersih, masyarakat pun merasakan dampaknya, kini baik Turis lokal maupun mancanegara makin banyak berwisata ke daerah ini. Masyarakat sekarang sadar apa sebabnya laki-laki bertubuh kecil itu tiap hari memungut sampah.
Masyarakat daerah ini sepakat untuk tidak membuang sampah ke tepi pantai dan bagi siapa yang melanggar akan diberi sanksi. Karena takjub melihat usaha yang dilakukan oleh Ahmad, akhirnya salah satu warga mengusulkan kepada Pak desa untuk memberi penghargaan atas usaha yang dilakukan oleh Ahmad. Karenanya kampung ini bersih dan banyak dikunjungi oleh para wisatawan, saran warga tersebut diterima baik oleh Pak desa.

Pak Desa memberi penghargaan kepada Ahmad, berupa piala di lapangan sekolahnya saat memperingati hari pendidikan. Ahmad sangat terkejut dan tak menyangka. Ia tidak mengharapkan imbalan atas usahanya selama ini ia berharap supaya lingkungannya bersih dan terhindar dari bencana, ia ikhlas melakukan kebaikan.

Tugas Softskill Permasalahan Sosial (Ilmu Sosial Dasar)

Meningkatnya Jumlah Kemiskinan


Kemiskinan memang adalah pekerjaan besar bagi pemerintah kita, tapi pekerjaan itu tidak pernah di prioritaskan untuk mengurangi angka kemiskinan, berbagi cara telah di lakukan tapi malah tidak dapat mengurus permasalahan ini.

Kemiskinan merupakan masalah yang ditandai oleh berbagai hal antara lain rendahnya kualitas hidup penduduk, terbatasnya kecukupan dan mutu pangan, terbatasnya dan rendahnya mutu layanan kesehatan, gizi anak, dan rendahnya mutu layanan pendidikan. Selama ini berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi kemiskinan melalui penyediaan kebutuhan pangan, layanan kesehatan dan pendidikan, perluasan kesempatan kerja dan sebagainya.

Berbagai upaya tersebut telah berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin dari 54,2 juta (40.1%) pada tahun 1976 menjadi 22,5 juta (11.3%) pada tahun 1996. Namun, dengan terjadinya krisis ekonomi sejak Juli 1997 dan berbagai bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami pada Desember 2004 membawa dampak negatif bagi kehidupan masyarakat, yaitu melemahnya kegiatan ekonomi, memburuknya pelayanan kesehatan dan pendidikan, memburuknya kondisi sarana umum sehingga mengakibatkan bertambahnya jumlah penduduk miskin menjadi 47,9 juta (23.4%) pada tahun 1999. Kemudian pada 5 tahun terakhir terlihat penurunan tingkat kemiskinan secara terus menerus dan perlahan-lahan sampai mencapai 36,1 juta (16.7%) di tahun 2004.

Pemecahan masalah kemiskinan memerlukan langkah-langkah dan program yang dirancang secara khusus dan terpadu oleh pemerintah dan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Faktor Penyebab Kemiskinan
Ternyata kemiskinan itu tidak terjadi begitu saja melainkan memiliki faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kemiskinan. Adapun faktor-faktor penyebab terjadinya kemiskinan dapat dikategorikan dalam beberapa hal berikut ini :

A.   Merosotnya standar perkembangan pendapatan per-kapita secara  global.
Yang perlu digaris bawahi di sini adalah bahwa standar pendapatan per-kapita bergerak seimbang dengan produktivitas yang ada pada suatu sistem. Jikalau produktivitas berangsur meningkat maka pendapatan per-kapita pun akan naik. Begitu pula sebaliknya, seandainya produktivitas menyusut maka pendapatan per-kapita akan turun beriringan.
Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi kemerosotan standar perkembangan pendapatan per-kapita:
1)      Naiknya standar perkembangan suatu daerah.
2)       Politik ekonomi yang tidak sehat.
3)       Faktor-faktor luar negeri, diantaranya:
4)      Rusaknya syarat-syarat perdagangan
5)       Beban hutang
6)       Kurangnya bantuan luar negeri, dan Perang

B.   Menurunnya etos kerja dan produktivitas masyarakat.
Faktor ini sangat penting dalam pengaruhnya terhadap kemiskinan. Oleh karena itu, untuk menaikkan etos kerja dan produktivitas masyarakat harus didukung dengan SDA dan SDM yang bagus, serta jaminan kesehatan dan pendidikan yang bisa dipertanggung jawabkan dengan maksimal

C.   Biaya kehidupan yang tinggi.
Melonjak tingginya biaya kehidupan di suatu daerah adalah sebagai akibat dari tidak adanya keseimbangan pendapatan atau gaji masyarakat. Tentunya kemiskinan adalah konsekuensi logis dari realita di atas. Hal ini bisa disebabkan oleh karena kurangnya tenaga kerja ahli dan banyaknya pengangguran.

D.  Pembagian subsidi in come pemerintah yang kurang merata.
Hal ini selain menyulitkan akan terpenuhinya kebutuhan pokok dan jaminan keamanan untuk para warga miskin, juga secara tidak langsung mematikan sumber pemasukan warga. Bahkan di sisi lain rakyat miskin masih terbebani oleh pajak negara.

Kesimpulan
Pemerintah menciptakan lapangan kerja yang mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran, karena pengangguran adalah salah satu sumber penyebab kemiskinan terbesar di Indonesia. pemerintah juga harus segera menghapus atau menyelesaikan masalah korupsi hingga tuntas. karna korupsi adalah tindakan mencuri uang negara dan membuat terhambatnya pembangunan fasilitas masyarakat.


Kamis, 09 Juni 2016

Some Places That I Have Visited in China

This assignment is about places that I have visited.  I have chosen the places that I have ever visited in China.  China has so many beautiful places to visit and it is an unforgettable journey for me.

I would like to share with you my journey in China. When I was at the first year of Junior High School, I moved with my family to China and lived in Shekou, Shenzhen.  I lived in Shenzhen for 3 years.  I lived in a spacious apartment with my father, my mother, my 2 brothers and my grandmother.  It was really a great opportunity for me to have experienced living in a different country rich with culture.  I am so blessed that I have lived in this wonderful country.  I went to so many beautiful cultural places in China. When I was living there, not many Chinese were able to speak English.  I had to learn Chinese language - speaking and writing. To be able to speak basic Chinese is important when you are living in China, especially if you are a Moslem. In China, most of the restaurants serve pork and therefore I had to learn the basic Chinese to ensure that there were no pork in the food that I ordered.

Shekou, Shenzhen is close to Hong Kong and Macau. You can easily go to Macau or Hong Kong by car, bus or ferry.  However, if you go to Hong Kong, you will need to obtain a Hong Kong visa.  Hong Kong is a special administrative region and hence the administration is different to mainland China.

The other thing that I loved about living in Shenzhen, was because of the very convenient public transportation especially the subways.  I could easily go from one place to another in Shenzhen using subways.

China is a huge country and has lot of beautiful cultures. I loved going to museums and cultural parks in China as the cultural parks there tells you the history of China.  Some of the great, amazing and beautiful places that I have ever visited while I was living in Shekou, Shenzhen are as follows:

ShenZhen Windows of the World
The number one destination to visit when in Shenzhen.  I spent 10 hours there to visit all the attractions and parks.  It was really an unforgettable day. Shenzhen’s Windows of the World has lots of miniatures or replicas of landmarks of different countries.   It was amazing to see key attractions of the world in one place.  The park is divided into continents; such as Asia, America, Europe and Africa.  You can see the miniatures of Big Ben, Eiffel tower, Taj Mahal, Borobudur temple, Angkor Wat, etc in one place.  I especially liked the replica of the Eiffel Tower.  We can go up the highest peak of the Eiffel Tower replica with the elevator and see all Shenzhen. Shenzhen Windows of the World is a perfect tourist destination for people of all ages.  It is really recommended to take pictures.  I went there few times and I never got bored.

Happy Valley of ShenZhen
I went there with my friends two times and each time we went there, we had a lot of fun and really enjoyed our time there.  All the attractions were so much fun!  The American style fast cars was the best.  The aqua park was nice.  There were a lot of places to eat and drink there.  If you are looking for a place to enjoy amusement parks with fun sensations or surprising playgrounds, this is the right place.  Awesome place, a must visit tourist destination if you are in Shenzhen, China. The rides were amazing and fun.

Chinese Folk Culture Village
This Chinese folk culture village is a MUST SEE place in Shenzhen.  You can see and learn the entire history of old China.  Here you can see and learn the entire history of China under one roof.  There are Chinese cultural dances, Ancient Chinese warrior fights and the traditional Chinese way of living.  Many elements of Chinese cultures can be seen, either as buildings, mini parks or shows. There is a small train that will take you to all of these places and it will stop wherever you want to.  I like to look around in this area. It gives me so many insights of China culture whether the dancing or the panorama of Chinese landscape.  Do not forget to visit Chinese Folk Culture Village during your trip to Shenzhen.

Splendid China Park
Splendid China is an amazing walk through some of China's most important towns and cities. Located in Nanshan, approximately 20-30 minutes from Shekou, this beautifully sculptured park is really worth a visit. Each of the miniature towns have been superbly recreated in detail and set within a natural and realistic backdrop.  I really enjoyed seeing many buildings and statues. A good insight of the culture of China.  It is in nice, relaxed and enjoyable area.  I really love this park.  It’s massive with many attractions. Managed to watch the horse-riding battle and also many cultural performances.

ShenZhen Museum
If you like museums, you must visit this place while you are in Shenzhen.  It is very beautiful with the most amazing architectural building.   Here you can see ancient China, history of Shenzhen, beautiful Shenzhen landmarks, animals from China.  It’s a a one step to know Chinese culture closely!

DongMen and Luohu Commerical City (Lo Wu Shopping Plaza)
Dong Men and Luohu are two of the great places for shopping. You cannot even imagine how cheap the costs are as long as you know how to bargain.  I went to Dong Men every weekend with my friends.  It was one of our favorite place for shopping in Shenzhen.  We easily went there by subway.  There were so many street foods and the stuff sold in Dong Men are really cheap.  I was addicted to go shopping there.  My mom however loved to go to Luohu for shopping.  Both places offer cheap prices for so many products but Dong Men was more crowded than Louhu. That was why my mom liked to go to Luohu instead of Dong Men. If you visit Shenzhen, those are the right places to go shopping and buy souvenirs with really good prices.

OCT East ShenZhen
It's a large park situated within the mountain area of Shenzhen. You need two days to fully explore. Things I liked there were lots of different rides, e.g. train, cable car, etc.  It is definitely recommended for family visit because you can find everything you want: restaurants, cafes, famous grocery chain stores, local shops, western shops, relaxing outside seats, inside seats, fountains, boats, etc.  Everything for having a nice day out.

 Dafen Oil Painting Village
This is a nice place to visit for people who love arts. You will be blown away with the talent that is within these streets when it comes to the oil paintings they produce. I loved visiting Dafen Oil Painting village. A small village where you see painters everywhere painting imitation oil paintings, yet, prices can defer greatly between different stores.


China is one of world’s largest country and one of the most wonderful country that has a lot of cultures.  Shenzhen, China has so many interesting places to visit and amongst them are those that I mentioned above.  I recommend China as the destination for vacation.  China is rich of many beautiful sights, breath-taking landscapes, rich history and cultures, amazing markets and exciting products and the most important thing, China’s delicious street food.  People definitely must visit China, particularly Shenzhen J
Top of Form
Top of Form
Bottom of Form



Top of Form
Bottom of Form